Sendal Seribu: Sedekah, Doa dan Puasa

- Rabu, 22 Februari 2023 | 09:11 WIB

Pojokdurasi.com - Sahabat setia Sendal Seribu yang terkasih, hari ini kita mengawali masa liturgi yang baru yaitu masa puasa, masa tobat,masa Prapaskah. Masa di mana kita berusaha dengan segala keterbatasan dan kekurangan kita untuk meninggalkan cara hidup kita yang lama, meninggalkan kegelapan dosa, dan memutuskan keinginan untuk berkolaborasi dengan kegelapan.

Inilah Masa Prapaskah yakni saat paling tepat untuk menjawab seruan rahmat Allah pada umatNya, jawaban tersebut dijawab oleh kita dengan tiga hal ini yakni sedekah, doa dan puasa.

Sahabat setia Sendal Seribu yang terkasih,
Dalam bacaan injil pada hari ini, Tuhan Yesus membicarakan ketiga hal ini yakni sedekah  (2-4) doa (5-13) dan puasa (16-18). Di sini Yesus tidak mempersoalkan kewajiban orang Yahudi.

Yang menjadi persoalan dan kritik Yesus terhadap kewajiban mereka ini adalah bahwa ktiga hal itu tidak harus dilakukan di depan orang supaya dilihat orang banyak. Apabila ketiga hal ini, sedekah, doa dan puasa, kita melakukannya di depan banyak orang supaya dilihat oleh orang lain, dipuji dan disanjung-sanjung, menjadi pertunjukkan bagi banyak orang maka sesungguhnya kita tidak melakukannya dengan cinta yang tulus dan hati yang yang murni. Ada kemunafikan dan kesombongan yang terjadi di sana. Dengan demikian, kita tidak akan mendapatkan upah dari apa yang kita lakukan.

Sahabat setia Sendal Seribu yang terkasih,
Yesus meminta kita untuk melakan tiga hal ini, sedekah, doa dan puasa harus dilakukan dengan kesungguhan hati sehingga tidak mencari nama baik, prestasi dan prestise, dan tidak terjebak dalam pribadi yang sombong, munafik, kehilangan sukacita dalam hidup.

Agar dapat melakukanketiga hal ini dengan total maka kita harus berani untuk (YL 2:12-18) “berbalik kepada Tuhan dengan sepenuh hati koyakan hati dan jangan pakaianmu,"

Inilah cara ampuh untuk tenggelam dalam cinta kasih Kristus dan menghayati hidup baru dalam Roh Kudus. Dengan mengoyakan hati kita, kita membongkar segala kepalsuan dan isi hati kita yang  penuh dengan kegelapan dan dosa.

Hati yang menjauh dari cinta kasih Kristus. Kita membongkar hati kita yang lama agar dapat menjadi baru, menjadi hati di mana Allah satu-satunya yang mengisi hati kita dengan kasih dan kerahimannya (Bdk 2 Kor 5:20).

Dengan cara inilah kita membiarkan hati kita dipenuhi oleh kasih karunia Allah dan membuatnya tidak menjadi sia-sia berada di dalam hati kita (2 Kor 6:1).

Hati yang telah terkoyak dan yang telah dipenuhi oleh kasih karunia Allah ini membawa kita pada sebuah puasa yang sejati. Puasa hati, sebab “Bapa yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu” (Luk 6:6,18).

Sahabat setia Sendal Seribu yang terkasih, buatlah sebuah niat di masa Prapaskah ini untuk merawat hati kita agar kembali bening. Hati yang dipenuhi dengan cinta dan pengampunan. Hati yang berkelimpahan kasih karunia Allah.

Kita boleh saja mengurangi makan tapi jangan pernah kurangi rasa cinta dan kasih di dalam hati kita. Kita berpuasa dan berpantang. Kita berderma dan berdoa. Itu yang dituntut dari ktia di masa prapaskah ini agar menjernihkan, memurnikan kembali hati kita. kita lakukan ini bukan untuk pamer atau ‘pencitraan’.

Tetapi, kita lakukan ini karena kita membina relasi yang lebih intim dan semakin intim dengan Allah. Semoga masa prapaskah ini, kita manfaatkan secara sungguh-sungguh sebagai jalan kepda kekudusan. Setidaknya, kita bisa mencicipi sedikit rasa surga di atas bumi. (Pastor Ryano Tagung Pr)

Editor: Alan Grasilan

Tags

Terkini

Sendal Seribu: Sebuah Percakapan Belas Kasih

Senin, 13 Maret 2023 | 08:16 WIB

Sendal Seribu: Mencicipi Surga di Bumi

Selasa, 28 Februari 2023 | 07:07 WIB

Sendal Seribu: Kita Semua Adalah Saudara

Senin, 27 Februari 2023 | 07:20 WIB

Sendal Seribu: Berani Memilih Kehendak Allah!

Minggu, 26 Februari 2023 | 09:25 WIB

Sendal Seribu: Sedekah, Doa dan Puasa

Rabu, 22 Februari 2023 | 09:11 WIB

Renungan Singkat Sendal Seribu: Jangan Lupa Berdoa!

Senin, 20 Februari 2023 | 06:36 WIB

Sendal Seribu: Menyerahkan Seluruhnya Bagi Yesus

Jumat, 17 Februari 2023 | 06:45 WIB

Sendal Seribu: Melihat Dengan Jelas

Rabu, 15 Februari 2023 | 07:11 WIB

Sendal Seribu: Mengalami Yesus Dalam Pengalaman Hidup

Senin, 13 Februari 2023 | 06:56 WIB

Renungan Singkat: Mencabut Akar Kejahatan

Minggu, 12 Februari 2023 | 10:09 WIB

Sendal Seribu: Hari Yang Tergerak oleh Belas Kasih

Sabtu, 11 Februari 2023 | 07:35 WIB

Renungan Singkat Sendal Seribu: Effata Terbukalah!

Jumat, 10 Februari 2023 | 07:56 WIB

Sendal Seribu: Sucikan Hati Sebelum Tidur

Kamis, 9 Februari 2023 | 15:42 WIB
X