• Minggu, 29 Mei 2022

Diskorsing 1 Semester, Kuasa Hukum Mantan Presma Layangkan Surat Keberatan ke Rektorat Untirta

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:18 WIB
Kuasa hukum mantan presma Untirta
Kuasa hukum mantan presma Untirta

PojokDurasi - Kuasa Hukum dari mantan Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) KZ, mendatangi kantor rektorat untuk menyampaikan surat keberatan.

Keberatan itu disampaikan kaitan surat keputusan yang dikeluarkan oleh Rektor Nomor 670 tentang Pemberian Sanksi Akademik, dan Nomor 671 tentang Pemberhentian dari Jabatan Presma yang ditujukan kepada kliennya.

"Kami ingin menyampaikan klarifikasi ini dengan objektif karena di dalam surat keputusan tersebut pihak rektorat untirta tidak pernah memanggil sama sekali terhadap terduga pelaku ataupun korban atau dimediasikan, jadi keputusan rektor mendahului keputusan hukum dan UU, ini namanya ada dugaan abuse of power," ucap Raden Elang Yayan Mulyana selaku kuasa hukum KZ, Kamis 21 Oktober 2021.

Baca Juga: Korban Pelecehan Seksual Presma Untirta, Lapor Ke Polres Serang Kota

Akan tetapi, kata Yayan, saat ingin menyampaikan hal tersebut pihaknya dipersulit untuk masuk dan menemui rektor, dengan alasan ada kegiatan dan yang lainnya.

"Saya kira ini rektor sangat feodal tidak memperhatikan hak-hak dari pada kuasa hukum itu sendiri," tambahnya. 

Ia juga menuturkan, selama ini pihak rektorat tidak pernah memanggil secara resmi kepada kliennya untuk dimintai keterangan atau hal lainnya.

Baca Juga: Terduga Pelecehan Seksual Mengundurkan Diri Dari Ketua BEM Untirta

"Jadi keputusan itu berdasarkan dugaan dari desakan-desakan dari pihak lain untuk menjatuhkan klien kami ini sebagai presma dan skorsing 1 semester, itu merugikan dan berpotensi kerugian nyata bagi klien kami," katanya.

Halaman:

Editor: Muhamad Lutfi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Zodiak yang Peduli, Apa Kalian Termasuk

Sabtu, 11 Desember 2021 | 00:01 WIB
X